Belajar Sejarah (4)
Sangat menariknya sejarah kota terlarang di China, saya pelajari di novelnya Anchee Min yang judulnya Empress Orchid, aduh ternyata jaman dulu kaisar china punya beberapa orang permaisuri dan selir hingga 3000 orang, bayangkan….setahun nggak abis semua tuh, hehehehe….tapi jadi kebayang juga perasaan selir-selir yang depresi demi ditemui oleh sang kaisar, yang bahkan sepanjang hidupnya, mungkin aja dia nggak akan pernah ditemuin sama si kaisar itu, walah….
Lalu hukum yang berlaku juga ketat sekali, salah sedikit main penggal, gantung, atau cambuk, hiiiiyyyy…. sama juga sih kalo di jaman mataram ada pasukan pengawal raja yang terdiri dari para perawan yang jago-jago, jadi kalo sang prabu sedang ada upacara atau petremuanlah, nggak ada yang boleh ngeliet langsung ke raja, semua harus tunduk pandangan, kalo sampe ada yang ketauan berani liet raja, hukumannya nekkkk, bunuh di tempat, jlegerrrrr, beratnya hidup nak… bayangin sekarang, kalo mau memandang pak presidek SBY ampe mata bengkak juga silakan….
Sekarang lagi belajar sejarah Jepang nih via Taiko dan Musashi, aduh kan ternyata cerita sejarah itu menarik banget ya.Coba bayangin, perubahan yang terjadi dai jaman homo soloensis ato Palaeo Javanicus dulu, hingga berdirinya kerajaan-kerajaan, terus masuknya penjajah selama 300 tahun, dilanjutin dengan berdirinya negara republik di nusantara yang usianya masih terbilang muda 63 tahun, berbagai hal bisa terjadi di depan….apakah republik akan bertahan… waduh kok nyeremin ya.
Pada akhirnya, dari sejarah bisa ditarik garis merah, dengan pola yang selalu berulang, dari sejarah kita belajar untuk melangkah lebih baik dimasa depan.
Adios….