Zona motivasi ke Zona Inspirasi.
Suatu subuh-subuh buta, pernah saya nulis tentang “Secret” karangannya Madam Rhonda, nggak pake mikir-mikir lagi saya posting, aha sampai kemudian datanglah tulisan balasan ke email saya dari “suhu” saya yang juga membahas tentang itu dari sudut yang berbeda, ibaratnya sama-sama ngeliet sapi tapi dia ngeliet sapinya, saya baru ngeliet ekornya doang, itu juga pake sedotan, halahhhhh….. malu deh akyu….
Intinya adalah, dimana letak kekuasaan Tuhan kalo semua diserahkan ke alam semesta atau pada diri sendiri, padahal semuanya adalah kekuasaan Allah untuk mengabulkan segala hal (itu intinya lho, bahasanya sih jangan tanya deh, jauh…..;)….
Langsung deh, bell in my head ring, ding….dong…..
Saya nggak pernah bahas itu lagi sampai pada pelatihan seft hari kedua, dimana ada pembahasan mengenai zona motivasi dan zona inspirasi, ajarannya adalah kita harus bergerak dari zona motivasi ke zona inspirasi, karena zona motivasi biasanya efeknya hanya sebentar, meminjam istilah dosen saya, bagaikan spritus, gampang menguap…..
Saya juga sempat sedikit bertanya bahasan beliau mengenai pandangan tersebut, and his answer makes my head rings the bell again ding dong ding….
Intinya he don’t buy that (that refers to the statement, not the book, red. hehehehehe)
ada beberapa aliran yang memang memakainya, tetapi alangkah baiknya jika kita ambil yang baik dan benarnya menurut kita, dan tinggalkan yang kita belum percaya dan aplikasikan dengan kepercayaan kita sendiri.
Sekarang saya lebih tertarik dengan zona motivasi dan inspirasi itu sendiri.
Perbedaan antara kedua zona itu berasal dari rootnya.
Center of life pada zona motivasi berasal dari diri sendiri, sementara pada zona inspirasi pusat hidupnya ada pada Tuhan.
Kemudian zona M biasanya berasaldari Desire dan didominasi oleh ego, sementara zona I, berasal dari kasih yang tulus dengan didominasi oleh hati nurani.
Dorongan motivasi adalah keinginan yang kuat, dengan mind state focus on goals, appealed by rewards, sementara zona I didorong oleh panggilan cinta, dengan kondisi pikiran berpusat pada Tuhan dan akan bertambah rajin jika mendekat pada-Nya.
Yang menarik juga dalah jargon yang sering dipakai untuk motivasi adalah Never give up, no pain no gain atau keep on fighting, sementara pada zona inspirasi jargon yang biasa digunakan adalah jangan menjauh dari Tuahn, non God Non Sense, dan iklhlas dan pasrah…..
Dan lebih banyak lagi detil-detil perbedaannya yang membuat saya berpikir, apakah selama ini saya terlalu terjebak dalam zona motivasi sehingga yang saya dapatkan adalah kondisi hati yang cemas, takut, moody, bukannya kondisi hati yang tenang, damai, dan kepasrahan yang indah. Juga pandangan hidup yang memandang hidup penuh masalah, terkadang membosankan dan tidak ada harapan, bukannya memandang hidup itu indah, berkah dari Yang Kuasa dan layak dinikmati dan disyukuri, terkadang hidup menantang kita untuk menunjukkan sisi terbaik untuk dunia.
Alter all, pelajaran yang saya dapatkan adalah life is just LoGOS (LoGOS is loving God, blessing other and continuous self improvement) the rest is just retail…
Lets move to Inspirational Zone.