poenyakoe……;)

February 10, 2008

ADD SOME SWOT IN U

Filed under: Uncategorized — adenliza @ 12:15 am and

Untuk orang-orang yang latar belakangnya di management atau ekonomi, istilah SWOT adalah hal yang sudah sangat tidak asing lagi.  Temen-temen AGB dan MPI saya pasti udah ngelotok ama istilah ini, ada juga udah sering pake dalam hidupnya ibu yang baru menikah akhir-akhir ini…..hehehehe.  SWOT adalah empat set strategi berdasarkan kekuatan (Strength), kelemahan (Weakness), peluang (Opportunity), dan ancaman (Threat).  Untuk merancang suatu strategi pengembangan kedepan, sebuah perusahaan harus memperhatikan setiap lingkungan yang berada disekitarnya, baik lingkungan internal, maupun lingkungan eksternal.

Begitu juga untuk kita secara personal, ada lingkungan yang mempengaruhi kita baik langsung maupun tidak langsung, bentuknya mungkin berbeda dengan lingkungan yang mempengaruhi industri, tetapi secara garis besar dapat dilihat dari dua aspek, yaitu lingkungan internal, yang mengasilkan kekuatan dan kelemahan, serta lingkungan eksternal yang menghasilkan peluang dan ancaman.

Lingkungan internal, adalah lingkungan yang berasal dari diri kita sendiri dan berpengaruh nyata dan langsung bagi kehidupan kita, jika anda melihat potensi-potensi ataupun kekuatan diri, coba buat daftarnya, mungkin.  Aspek internal mungkin dari aspek bakat diri (SDM jika di perusahaan), apakah sebenarnya kita mempunyai bakat public speaking atau influencing people yang kuat tetapi belum bisa kita pasarkan dengan baik kepada stakeholder? (yang ini berkaitan dengan branding ourselves, nanti kita belajar branding untuk personal yuk). Atau dari sisi keuangan, bisa jadi kekuatan atau kelemahan jika kita mempunyai banyak sumberdaya atau pendapatan (pendapatan beda dengan penghasilan yaaaaa) tetapi belum dapat kita kelola dengan baik, atau teman-teman yang berpengaruh dan networking yang kuat.

Aspek eksternal berasal dari luar diri kita dan lingkungan dekat kita, biasanya ini merupakan lingkungan makro.  Aspek lingkungan eksternal mengahasilkan peluang dan ancaman. Misalnya saja, mendapatkan beasiswa, atau posisi sebagai manager, mungkin juga bisnis baru yang bisa dilakukan.  Sementara ancaman berasal dari lingkungan eksternal yang dapat menghambat rencana kita.  Ancaman contohnya misalnya kondisi pekerjaan anda sebagai pegawai outsourcing, artinya ancaman anda kehilangan pekerjaan jika kontrak tidak diperpanjang, atau jika ingin membangun bisnis baru tetapi lokasi yang anda pilih merupakan daerah rawan banjir, itu juga merupakan ancaman.  Atau jika anda punya pacar tetapi sudah tertangkap berkali-kali dia selingkuh, sementar anda punya rencana menikah dengannya, potensi konflik kelak juga merupakan ancaman. Gitu deh intinya.

Yang harus kita lakukan selanjutnya, adalah membuat empat kotak yang berisi kombinasi antara kekuatan (S), kelemahan (W), peluang (O) dan ancaman (T), dengan kata lain Strength, Weakness, Opportunity dan Threat.  Daftarkan semua list kekuatan, peluang, ancaman, dan kelemahan kita, dan pasangkan seperti kita memasangkan puzzle, membuat peta diri kita sendiri. Alternatif strategi yang dihasilkan bisa banyak sekali, tidak harus semuanya kita lakukan yang penting kita bisa mengetahui peta kehidupan kita sendiri untuk menentukan langkah kedepan.

Kombinasi kotak pertama adalah: 

S-O, yaitu bagaimana kita bisa memanfaatkan kekuatan yang kita bisa untuk memperoleh atau mengambil peluang yang ada.  Misalnya jika kita mempunyai kelompok arisan yang banyak dan mempunyai tingkat konsumsi tinggi, sementara peluang adalah bisnis perhiasan, kita bisa memaksimalkan kekuatan pasar arisan untuk memperoleh peluang bisnis perhiasan tadi.

W-O, adalah strategi-strategi yang dapat dirancang dengan meminimalkan kelemahan kita dalam rangka mencapai peluang yang ada tersebut.  Misalnya, jika kita punya kelemahan public speaking, sementara peluang kenaikan jabatan mebutuhkan kemampuan public speaking yang sangat tinggi, maka kita harus bisa meminimalkan kelemahan tersebut utnuk meraih peluang yang ada.

S-T, adalah strategi yang kita dapatkan dengan menggunakan kekuatan yang kita miliki untuk mengatasi ancaman yang ada.

Dan terakhir adalah W-T, yaitu bagaimana kita bisa meminimalkan kelemahan untuk menghindari ancaman, contohnya kita ambil yang diatas tadi ya, jika ancaman rumah tangga yang penuh skandal, dengan pasangan yang tukang bohong, dan tukang selingkuh, o o….. putusin aja kali ya….hehehe

Oke, after all, saya juga lagi belajar banget nih soal ini, karena banyak sekali kelemahan yang saya punya, dan masih harus diatasi untuk mengambil opportunity serta menghindari ancaman, di seluruh aspek hidup saya.

Sangat- masih- harus- banyak- belajar.

Ciao.


2 Comments »

  1. “…ada juga udah sering pake dalam hidupnya ibu yang baru menikah akhir-akhir ini…..hehehehe…” - aku ya?hihihi…*GR* neng, gue link di blog baru gue yak…mampir-mampir di http://d3d3k.wordpress.com

      Dedek — February 12, 2008 @ 8:41 am

  2. ya iya lahhhhh….
    apa-apa di SWOT in, tapi works out khan ya bu….?
    oh gue lupa, elo juga apa-apa di deadline in.
    btw, emang lo baru married neng….???? hhihihihi…..

      Liza — February 16, 2008 @ 12:35 am

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

WPMU Theme pack by WPMU-DEV.