lets talk about love
Once, I’ve read my friends blog, it speaks about love….., one thing I remember, when she write about movie “Autumn in new York"….
dari blognya Dedek juga gue suka kalimatnya yang…" You cant plan, with whom you fall in love, thats why it called falling in love, because you never plan it, u just fall…. and about falling in a forbidden love, she said…..
eventhough it is your right, eventhough you can’t control your feeling, I’m sure you CAN control how you react towards that feeling…Ada batasan-batasan yang emang nggak bisa seenaknya dilanggar…Ada komitmen yang seberapa pun kecilnya harus dihargai…Ada perasaan orang lain yang juga harus dijaga…And you have to remember that…
Dari beberapa orang tempat gue nanya-nanya juga….., salah satunya Mas aziz….., kata dia……
Bagi saya cinta itu tidak ada dan tidak nyata. Apapun terminologi cinta menurut para pakar psikologi, cinta platonis, cinta romantis atau cinta apapun, bagi saya cinta sejati hanya ada dua macam. Yaitu cinta antara Allah kepada manusia ciptaan-Nya dan cinta antara orang tua (terutama ibu) kepada anak-anaknya. Diluar keduanya, bagi saya cinta hanyalah sebentuk omong kosong belaka yang digunakan untuk mengisi waktu luang.
Tentu kemudian muncul pertanyaan, apakah bukan cinta yang mendasari hubungan antara suami isteri dalam sebuah pernikahan? Menurut saya bukan cinta, tapi komitmen dan pengertian. Dua hal itulah yang mampu membuat sebuah pernikahan menjadi everlasting dan seorang suami bisa setia kepada pasangannya sampai mati. Saya yakin tanpa ada cintapun, mereka bisa make love. Seperti yang harry bilang dalam film when harry met sally, bohong apabila seorang laki-laki berkawan dengan perempuan tanpa ada pamrih apapun. Jadi tidak akan ada relasi adik-kakak dalam hubungan antara cewek-cowok. Yang ada adalah interest, termasuk di dalamnya adalah nafsu. Adalah fitrah manusia untuk memiliki nafsu, bahkan nafsu untuk berbuat baik sekalipun.
Argumentasi apa yang membuat saya yakin hanya ada dua jenis cinta di dunia ini? Ijinkan saya untuk sedikit lebih jauh mengungkapkan pemikiran saya ini.
Cinta sejati yang pertama yaitu cinta dari Allah (Sang Pencipta) kepada manusia (ciptaan-Nya). Apabila kita meyakini bahwa semesta ini tercipta tidak dengan sendirinya, maka kita pasti percaya bahwa manusia hanyalah sekedar hasil kreatifitas Tuhan. Dalam keyakinan yang saya anut, Tuhan saya sebut sebagai Allah. Allah, dalam persepsi dan berdasarkan pengalaman pribadi saya, sangat pengasih, sangat penyayang, sangat pemaaf, sangat demokratis, dan sangat terbuka.
Cinta sejati yang kedua adalah cinta orang tua (terutama seorang ibu) kepada anaknya. Ibu mengandung anaknya selama sembilan bulan sepuluh hari. Dia beraktivitas kesana kemari dengan membawa seorang calon bayi, tanpa mengeluh. Pada saat proses melahirkanpun nyawa ibu menjadi taruhannya. Kontraksi setiap satu menit sangat menyiksa. Darah keluar sebegitu banyaknya, padahal si ibu harus mengejan untuk mengeluarkan bayi. Setelah melahirkan ibu tidak bisa langsung beraktivitas dengan sempurna, karena masih harus mengembalikan kondisi tubuh hingga pulih seperti sebelumnya.
Itulah yang sebenar-benarnya cinta sejati, cinta dari Allah kepada manusia dan cinta dari orang tua kepada anaknya. Karena cinta itu diberikan tanpa ada pamrih dan syarat apapun. Trully unconditional love. Tak akan tergantikan oleh cinta lain jenis apapun dan tak akan lekang dimakan oleh waktu.
Oke deh mas, kalo menurut pandangan Leo Buscagla, Cinta yang sempurna adalah jika seseorang memberikan segalanya dan tidak mengharapkan apa-apa, jika seseorang tidak mengharapkan apa-apa dan tidak meminta apa-apa, ia tidak akan pernah merasa dicampakkan dan dikecewakan.
Yang seru nih, menurut Rollo May, ada empat macam cinta di kebudayaan barat yang mengacu pada kebudayaan Yunani kuno. Pertama adalan sex-nafsu, libido. Kedua adalah eros-dorongan cinta untuk mencipta, keinginan menuju bentuk tertinggi keberadaan dan hubungan. Ketiga cinta saudara atau philia, terakhir adalah agape, atau memberi tanpa meminta, bentuk prototype cinta Tuhan pada manusia.
Dalam pandangan sufisme, mengatakan pada kita bahwa cinta dalam bahasa Persia, Ishq, yang diambil dari bahasa arab yaitu kata yang berarti bindweed (bagian dari sejenis bunga yang berbentuk seperti anggur). Profesor Angha menggambarkan cinta sebagai tingkatan dalam hidup yang paling indah dan spiritual. Cinta adalah tenaga yang mampu mengikat partikel-partikel menjadi satu kesatuan mampu membangun manifestasi ekstensi menjadi bentuk yang bermacam-macam. Menurutnya ada tiga tingkatan cinta, yaitu cinta biasa, cinta spiritual, dan ketuhanan. Mmmmmmm, mirip ya ama pandangan barat.
Kalo menurut gue sendiri….?
Gue lebih berat ke pandangan mas Aziz, gak jauh-jauh deh, adek gue yang udah nikah juga pernah bilang ke gue, waktu itu kan kita lagi jalan bareng, trus ngeliet orang yang lagi pacaran gitu (duile…., iri niy ceritanya, hahahaha), katanya “wealah den, ntar juga kalo udah married, cinta juga nggak segitunya……”
Well, u might be right Nggie…
Ah, udahlah, ngebahas tentang cinta emang gak bakal ada habisnya, topic yang gak bakal pernah habis digali, makanya semua film, atau lagu, atau buku fiksi, atau apapun, rata-rata temanya tentang cinta dalam arti romance…..
Gue Cuma nyoba ngebahas cinta dari sisi lain, that’s why I said….. lets talk abut love…..
yup absoulutely agree with you mbak!
Hendra — June 20, 2006 @ 4:09 am
Hehehe gw gak tau elo ternyata bisa berfikir seperti ini, za. Waktu SMA gw kira cuma temen kecil yang usil kekekeke….
adjie — June 20, 2006 @ 4:53 pm
Cinta…Love…or whatever it is……menurut gw emang gak ada. Buat orang pacaran…cinta itu begitu di agung2kan. Buat orang Married…..mmmmmm masih adakah Cinta? Kadar 5% aja udah untung.
Yaaa…..Buat gw…….mmmmm Cinta itu……gak pernah ada.
(mungkin)
Jeanny — June 20, 2006 @ 9:58 pm
hSiaAI Thanks for good post
johnny — December 30, 2008 @ 10:46 pm
Hey, I was searching blogs, and came onto yours, and I like it.
tfancy1030 — January 4, 2009 @ 5:32 am
Thanks for all you ideas! I sure will be back to visit your site again so i can learn more.
dunlevyrupert4052 — January 4, 2009 @ 5:45 am